Rabu, 23 Mei 2018

Kamis, 22 Maret 2018

Detik Diam

Diam adalah emas. 
Bicara bisa jadi sebuah berlian. 
Semua masalah waktu. 
Bahkan emas juga tidak langsung terbentuk. 
Dan berlian pun tak bim salabim langsung jadi. Semuanya memerlukan proses. 
Prosesnya panjang jika memang ingin menjadikan diam itu benar-benar emas 24karat dan berlian yang tak ternilai harganya. 

Proses seperti apa? Begini menurutku.
Kita tempa bijih emas dan berlian yang berupa kata.
Bentuklah sedimikian layak dengan otak dan hingga diamini oleh hati. 
Begitu berulang-ulang. Sampai kita terbiasa. 
Memilih diam sebagai emas. Dan berlian ketika berbicara.

Jumat, 16 Maret 2018

Exit Exam Series : Ujian Komprehensif FK UNAIR

Assalamualaikum, 

Halooo, ini adalah kolom Exit Exam Series di blog ini. Jadi, ini series tulisannya aku buat sebagai cerita pengalaman ujian final sebelum benar-benar menyandang gelar (dr). 

Tentunya, tulisan ini aku buat agar temen-temen yang belum atau akan mengikuti serangkaian ujian ini bisa mencari tahu ngapain ajaa si ujiannya ituu trus belajarnyaa gimanaa, apa ajaa yang harus disiapiin, hehe. 

Banyaaak banget yang tanya aku seperti itu, makanya dari pada bahas one by one aku kasih aja chattt ituu dalam bentuk panjang hoho.


Nah, ujian final itu sejauh ini ada dua macam, yaitu ujian final yang diselenggarakan lokal di fakultas dan kontinyu ke ujian final yang diadakan negara (Negara loh, jadi semacam UNAS sd-sma he he). 

Aku bilangnya kontinu kenapa, soalnya sebelum ikut ujian final negara (UKMPPD) kami harus mengikuti dan lulus ujian lokal di fakultas (Ujian Komprehensif kalau di FK UNAIR).
Oke, sampai sini dulu ada yang di tanyakan? *macam bahas soal aja (==)''
Exit Exam Series : Ujian Komprehensif FK UNAIR dan UKMPPD Nasional 

Oke, cukup babibunya. Sekarang aku mulai dari OSCE dulu yah, Karena kalau di FK UNAIR ga tahu kenapa mulai periodeku udah sistemnya OSCE dulu yang diujikan.  

Ujian OSCE itu waktunya 15 menit, tapi hanya 14 menit efektif. Nah, 1 menitnya itu dibuat untuk jalan ke soal selanjutnya. Soalnya ada 12 station plus 2 station istirahat di nomer 7 dan 14. 

Di dalam ruangan itu ada penguji, pasien, dan manekin yang biasanya untuk tindakan. Untuk penataan ruangnya sudah pakem seperti di Panduan UKMPPD.

Sebelum ujian
Latihan Bicara is a must!
Soalnya kamu ujian praktek, bukan menghadapi kertas. Jadi, sebisa mungkin habis bahas satu kasus, langsung praktekin ngomongnya. Bareng-bareng temenmu bisa. Sendirian pun bisa, karena aku juga banyak belajar sendiri dulu, baru dicocokkan sama teman. Nah, kalau kamu tipe belajarnya kayak aku, bisa gunakan cermin untuk praktiknya. 

Saat Ujian
Kalau aku bilang jangan gugup, ga bakal ngaruh. Karena, ini ujian mau mulai, jadi pasti kalian gugup khususnya station pertama. Tapi tetap tenang aja, anggap kamu settingnya di suatu tempat dan hanya kamu yang diandalkan, jadi kamu mau ga mau harus bersikap tenang dan fokus.
Kalau untuk penguji, sapalah penguji, saranku. Nah, sapanya bisa dengan anggukan kepala dan kontak mata yang menandakan kita sudah siap masuk ke medan perang :)) alias ruangan ujian.

Poin pertanyaan UKMPPD secara umum terdiri dari poin-poin berikut ini.  

1. Anamnesis : langsung ke anamnesis yang mengarah yah, dan menyeluruh, ada keluhan sakit di tempat lain juga misalnya. Karena waktu itu dapat kasus uric acid ada tofus di daerah falang, nah tyt ada juga di daerah siku :")
         Soal OSCE Kompre maupun UKMPPD itu menurutku sudah jelas dan mengarah ke suatu diagnosis. Jadi, kalau bisa ngga usah lama-lama di sini tapi tetep harus sambung rasa, padat dan mengarah ke hal-hal yang harus ditanyakan seperti keluhan memberat saat apa, di keluarga ada yang sakit apa,  dll. tetep ditanyakan.  

2. Pemeriksaan Fisik : ini juga sesuai kasus kamu, dan biasaya pada soal mengarah. Kalau pas stase psikiatri waktu UKMPPD kemarin, malah udah ditulis di soal status Tensi, Nadi, Suhu, RR pasien. 

3. Pemeriksaan penunjang : nah pada poin ini waktu aku ujian tidak melakukan, tapi mengusulkan dan menginterpretasikan hasil

4. Diagnosis dan Diagnosis Banding: tulis diagnosis pada kertas, dan jika ada penguji bertanya, dijawab aja diagnosisnya, tp tetep ditulis dikertas JIKA ada perintah TULISLAH 

5. Tatalaksana Farmakoterapi dan Non Farmakoterapi. Ini lebih baik pakai PPK dan DOEN/FORMULARIUM NASIONAL.  
Bisa download di sini yah tautannya langsung ke website resmi ukmppd
       DOEN 2013     Formularium Nasional 2016
6. KIE : ini setiap stasion baiknya semua di KIE karena itu menunjukkan profesionalitas sebagai dokter, tugasnya dokter lebih ke ini selain poin2 di atas. 

7. Perilaku profesional: nah ini yang paling penting. Pakai jas dokter yang bersih dan putih seperti jas dokter pada umumnya (jangan putih tulang atau ada bercak-bercak noddaa), sepatu juga sebaiknya yang tertutup, bisa panto, sneakers, skechers etc. Nah, cara jalanpun harus tegak, yakin, pembawaannya percaya diri. Dan, perlakukan pasien seperti pasien.
Dan, jangan lupa cuci tangan ya Mbak DM :) 
Kapan itu cuci tangannya? Well, ngga ada pakem dalam ujian ini, tapi kita udah tau prinsipnya ada 5 waktu dalam hand hygiene. 
Nah, kalau aku nih pas habis buka pintu, sapa pasien, kemudian cuci tangan, bisa salaman lagi sama pasien. Setelah itu, udah kan anamnesa dll, waktu mau pemeriksaan fisik dan setelah pemeriksaan fisik juga cuci tangan, jadi se lege artis mungkin. 

Kalau ada yang kurang jelas atau masih perlu ditanyakan silakan komen yah☺❤

Jumat, 02 Maret 2018

Pada Suatu Senja di Jogjakarta



Sri
Kau bilang Jogja bagai rumah kalbu
Dia selalu menentramkan gundah gulana yang berkecamuk dalam relung kalbu
Kau bilang Jogja menentramkanmu
Dia selalu dapat melepaskan ikatan beban dalam pundakmu tanpa perlu kau gerutu
Kau bilang Jogja sebagai tempat meremuk redam segala lara yang terasa
Dia selalu hadir di ingatanmu mana kala kamu butuh tempat untuk menjadi dirimu seutuhnya

Mungkin hanya Jogja yang saat ini bisa menjawab keluh kesahmu
Lalu akupun berlalu bagaikan debu yang menderu, menjauhimu
Sementara saja, mauku begitu
Tapi ternyata saat hujan di Jogja pada Desember itu
Kau mendekatiku dan membisikkan sesuatu

Pandu
Senja kali ini, berbeda dengan senja sebelumnya, Sri
Hatiku sudah menemukan rumah yang aku ingini
Pada senja ini, tak usah kau endapkan ingatan tentang senja dahulu yang pasti tak kembali
Tengok saja ayah bundamu, Sri
Sampaikan maaf karena ruang relungku telah terpatri di kota ini

Satu hal yang perlu kau ingat, Sri
Pada suatu senja di Jogjakarta, aku pernah melabuhkan hati
Pada seorang dewi yang kini di tiap lekuk ingatannya tak kudapati diriku lagi
Semoga segera kau gapai semua yang kau ingini
Bukan dengan aku yang merintih sendiri menghadapi gulana yang tak kunjung pergi

This entry was posted in

Kamis, 01 Maret 2018

Buku CITO! Buku Praktik Kegawatdaruratan untuk Dokter Umum di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama

Halo, Sahabat! 
Kali ini aku mau membahas tentang buku kegawatdaruratan untuk dokter umum di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Sebagai dokter umum atau general practitioner, kita berada pada garda terdepan pelayanan kesehatan dalam praktik sehari-hari. Artinya, setiap ada pasien yang datang di UGD atau klinik, penanganan pertama adalah kewajiban dokter umum. Dalam dunia kedokteran, penyakit-penyakit dibagi menjadi beberapa kompetensi. Strata kompetensi itu sesuai dengan Standar Kompetensi Dokter Indonesia. 
Jadi, kalau ada pasien datang ke klinik kita dengan kondisi gawat darurat, kita harus bisa menanganinya. Lebih jelasnya, menangani kegawatdaruratannya yah. Please, don't be panic! Apa jadinya kalau pasien dan keluarga pasien panik nah dokternya ikutan panik juga? Tenangkan diri kita dulu, baru keluarga pasiennya yang ikut mengantar yang ditenangkan. Oke, itu rumus pertama. 

Selanjutnya adalah tangani sesuai penyakitnya. Penyakit yang tergolong dalam gawatdarurat itu banyak. Dan, sebagai pengingat atau semacam reminder aku punya buku CITO! 


apa sih itu buku CITO! (?)

Buku CITO! itu semcam buku praktis kegawatdaruratan untuk dokter umum. Nah, langsung aja, ini foto penampakan bukunya. 
Buku Cito!

Jadi, guys buku ini ukurannya A6 alias segenggaman tangan jadi jangan kaget yaah hehe. Banyak yang bilang kok bukunya kecil ? iya kecil kan buat buku saku :) Jadi ga berasa bawa textbook sambil jalan. Hehe. 


Ada total 79 pembahasan kasus kegawatdaruratan dan ada juga daftar obat esensial yang tersedia IGD berikut cara pemberian serta dosisnya. Nah 79 kasus itu terdistribusi pada kelompok sistem berikut ini :

Neurologi
Psikiatri
Oftalmologi
Otolaringologi
Pulmonologi
Kardiologi
Gastroenterologi
Urologi
Obgin
Endokrinologi
Hematologi
Orthopedi
Dermatologi

Pembahasan per kasusnya komprehensif serta ada tips-tips aplikatif yang diberi kolom tersendiri. Oh, iya. Buat yang nanya sumbernya, ini semua sudah berasal dari sumber yang terpercaya dan bisa dipertanggungjawabkan. Lebih mendetail sumber dijelaskan kasus per kasus.



Mau intip dalem bukunya? 







Buku ini dicetak menggunakan kertas hvs yang tebel dan dijilid softcover. Oh iya, ada sekitar 300 halaman buku. Gimana, yakin ga tertarik buat punya?

Let's Go save a life with CITO! 








Yang mau order bisa hubungi ini yah 085730600099 (WA only) dan bisa ke instagram @medixstore buat liat-liat foto lainnya. 
















   
This entry was posted in

Menghadapi Kritik dengan Legawa



Apa sih yang Sahabat akan lakukan jika ada orang yang mengkritik? 
Awalnya pasti akan merasa ngga terima, "aku udah berusaha loh, kok masih ada aja salahnya ya?"


Yah, memang itu semua terlihat tidak mudah di awal. Di lingkungan kita, pasti ada saja orang-orang yang bisa jeli melihat kesalahan kita. Pasti ada, loh! Nah, kalau pasti ada, sebaiknya kita sebagai objeknya memakai jurus menerima umpan negatif dengan sikap positif. 

Semua itu membutuhkan keterampilan, Sahabat. Bahkan, tidak hanya itu, kerendahan hati, kekuatan yang cukup besar untuk menerima kondisi tersebut membutuhkan usaha yang tidak jadi hanya semalam saja. Betul, butuh kesabaran. 

Terdapat beberapa poin yang dapat Sahabat pertimbangkan dalam menanggapi kritik. Biar nggak tambah gelo :)



1. Tidak ada manusia yang sempurna

Dalam menghadapi kritik, tanamkan hal ini dalam-dalam di benakmu.

Halo, aku dan kamu sama-sama memiliki kekurangan tapi kita juga memiliki kelebihan yang layak kita perjuangkan. 

Sudah bisa? Oke, janji ya tetap diingat-ingat? 

Terimalah bahwa Sahabat adalah manusia yang tidak sempurna. Jika Sahabat memulai setiap tugas dengan berpikiran bahwa Sahabat tidak pernah salah, hal tersebut membodohi diri sendiri dan membuat segala sesuatu menjadi runyam. 
Dapat dipastikan Sahabat akan membuat kesalahan. Yang penting adalah untuk belajar dari kesalahan itu. Dan, meminimalisir terjadinya kesalahan yang sama kemudian hari. 


2. Evaluasi dan Evaluasi

Sebelum Sahabat mengumpulkan tugas ke atasan, pastikan Sahabat teliti dan melakukan  segala sesuatu dengan hati-hati. Ini dapat membantu kamu  menghindari kesalahan konyol dan memastikan bahwa rekan kerjamu tidak perlu repot-repot tentang masalah kecil. 

3. Kritik bukan berarti benci 

Jangan tersinggung. Jika rekan kerja mengkritikmu, ingatkan diri sendiri bahwa itu tidak berarti dia tidak menyukai Anda, atau bahwa Anda tidak cukup baik untuk pekerjaan itu. Rekan kerja Anda hanya mencoba untuk memastikan bahwa Anda melakukan pekerjaan sebaik mungkin. 

4. Kuncinya: dengarkanlah

Dengarkan baik-baik. Mencatat dan terus mengingatkan diri sendiri bagaimana untuk memperbaiki masalah. Langkah ini adalah yang paling sulit. karena dapat berarti bahwa seseorang harus mengakui kesalahan diri sendiri dan mengakui kelebihan orang lain. 
Ingat perjanjian awal ya? 

5. Pelajari apa manfaat kritik tersebut

Tanyakan kepada diri sendiri apa yang dapat Anda pelajari dari kritik ini. Jika Anda merasa diri Anda semakin defensif atau marah, ulangi pertanyaan "Apa yang bisa saya pelajari?"

6. Setuju dengan yang dikatakan pengkritik, separuhnya

Ketika dihadapkan dengan kritik, kebanyakan orang fokus pada bagian dari umpan balik negatif yang mungkin tidak benar dan mengabaikan sisanya. 

Ini tidak memecahkan masalah, dan Anda tidak belajar apa-apa. Bila Anda setuju dengan salah satu bagian dari kritik, Anda menjadi terbuka untuk belajar. Anda tidak harus setuju dengan segala sesuatu; bahkan setuju dengan salah satu aspek kecil dari kritik akan menciptakan suasana kerja sama tim. Fokusnya kemudian dapat menjadi bagaimana Anda akan bekerja sama untuk memecahkan masalah, yang akan mengurangi perasaan Anda diserang. 


7. Jangan lekas marah

Sahabat perlu menganalisis dan mengevaluasi apa yang Sahabat terima. Sahabat perlu waktu untuk memproses informasi, menentukan apakah itu adalah kritik yang benar dan memutuskan apa yang akan Sahabat lakukan untuk memecahkan masalah atau memperbaiki kesalahan. 


8. Jangan Dendam terhadap pengkritik

Jangan menyimpan dendam. sikap marah/kesal terhadap kritik dapat mempengaruhi pekerjaanmu. Lepas kesalahan dari pikiran Anda dan fokus pada melakukan pekerjaan sebaik mungkin pada tugas berikutnya.


9. Ada alasan di balik sebuah kejadian

Ingat pepatah something happened for the reason. Mungkin saja, ini adalah kesempatan Sahabat untuk memperbaiki diri. Sesegera mungkin tahu kelemahan, semakin baik bukan ?


10. Ceritakan perasaanmu

Ketika Sahabat marah dengan cara rekan kerja mengkritik, beritahu sesegera mungkin, sehingga tidak ada tersisa perasaan buruk antara kalian berdua. 

Jelaskan mengapa Anda marah, dan menyarankan perubahan yang dapat dilakukan untuk memperkuat hubungan Anda. 


11. Terimalah kenyataan

Menerima kenyataan bahwa orang lain mungkin melihat sesuatu yang tidak Anda lakukan. Bahkan jika Anda tidak setuju dengan kritik, yang lain mungkin melihat sesuatu yang Anda bahkan tidak menyadari. Jika mereka mengatakan bahwa Anda negatif atau sombong, dan Anda merasa bahwa Anda baik; mungkin Anda hanya tidak melihatnya. Memungkinkan fakta bahwa orang lain mungkin benar, dan menggunakan kemungkinan untuk melihat ke dalam diri sendiri.


12. Mintalah beberapa waktu untuk berpikir 

Ketika orang mengkritik, perasaan kuat yang terjadi kemudian bisa jadi sulit untuk    mengontrol. "Jika Anda berakhir di tetesan air mata, itu akan menjadi momen yang tak terlupakan dan membekas dalam hati," kata Dana Brownlee, pendiri Matters Profesionalisme, Atlanta, sebuah perusahaan korporasi-pelatihan. 


Jika Sahabat belum siap, mintalah waktu 24 jam sebelum menanggapi kritikan yang kamu terima. Menurut Brad Karsh, presiden sebuah perusahaan konsultasi dan pelatihan di Chicago, "Katakanlah, 'terima kasih banyak untuk feedback-nya. Beri saya waktu berpikir tentang hal ini." 

Sabtu, 10 Juni 2017

Melihat Potensi Diri Lebih Dekat

Hai, perkenalkan saya Vela Masita. Saat ini saya berprofesi sebagai dokter muda di salah satu rumah sakit pemerintah di Surabaya. Kehidupan sebagai dokter muda rasanya monotone jika tidak diiringi dengan hobi yang kita sukai. Kesibukan dan rutinitas di rumah sakit memang hampir menyita waktu masa muda *aelah. Tapi benar begitu yang saya rasakan but it's worth

Oke langsung masuk ke topik yaa, tulisan ini akan membahas tentang bagaimana membangkitkan potensi diri. Saat kita berbicara tentang potensi diri, sebaiknya kita mengerti tentang arti kata tersebut. Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, potensi adalah kemampuan dan kualitas yang dimiliki oleh seseorang, namun belum digunakan secara maksimal. Sedangkan diri adalah kata ganti panggilan untuk manusia secara pribadi.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa setiap diri kita memiliki potensi masing-masing tinggal bagaimana kita mengenali dan mengolahnya sehingga bisa menjadi sesuatu yang beguna. Sesuai dengan sabda Rasulullah SAW, "...Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama manusia..." [HR. Thabrani dalam Al-Ausath].

Dalam membangkitkan potensi diri, ada beberapa langkah yang saya terapkan. Berikut uraiannya.



1.      Visualisasikan Impianmu dengan Detail

Telah banyak penelitian yang mengungkap bahwa orang yang telah meraih kesuksesan memiliki kebiasaan untuk memvisualisasikan impiannya. Visualisasi impian itu tidak hanya kita menginginkan sesuatu sebagai hasil akhir, namun juga dapat mendeskripsikan impian mereka detail dengan langkah-angkahnya. Media yang digunakan bisa berupa tulisan, gambar-gambar detail mengenai tujuan itu ditambah dengan target waktu yang kita tentukan. Waktu menjadi hal yang penting agar kita tetap terpacu dengan deadline yang kita buat sendiri dan tidak terlena dengan waktu luang.



2.      Lakukan Aksi Nyata

Setelah memiliki visualisasi yang jelas beserta cara yang realistis untuk meraihnya, kita harus berjuang untuk melakukan aksi nyata. Banyak mencoba hal baru merupakan suatu bentuk tantangan bagi saya untuk terus menggali potensi dalam diri kita. Seperti saat saya memiliki hobi menulis, saya menarget satu hari dapat menulis 1 artikel minimal 200 kata pada media manapun. Baik di catatan smartphone, buku saku kecil, notebook, dan semacamnya.

Saya sarankan kamu memiliki gadget yang praktis dan multifungsi untuk dipakai sebagai laptop maupun tablet. Untuk hangout kamu bisa membawa tablet, sedangkan jika perlu presentasi atau mengerjakan tugas kuliah bisa kamu pakai keyboardnya. Pertanyaannya, apakah sudah ada teknologi yang secanggih itu? AcerSwitch 1 jawabannya, guys. Jangan khawatir mengenai harga. Dibanderol dengan harga 3.9 juta-an saat masuk Indonesia, kamu bisa hemat beli 1 dapat 2 gadget yang benar-benar berbeda fungsinya. Murah banget kan, untuk ukuran gawai yang muntifungsi .Selain itu, Acer Switch 1 ini praktis dibawa kemana-mana karena beratnya hanya 680 gram saja. Asyik, bukan?

Di sisi lain, saat ini saya juga mulai tertarik dengan fotografi. Saya menyadari bahwa ada suatu fenomena atau lanskap yang keadannya tidak bisa hanya dilukiskan dengan kata-kata. Kebetulan sekali, spesifikasi Acer Switch 1 ini cocok buat menyimpan foto-foto kamera yang bergiga-giga karena memori internal gawai ini mencapai 500 GB. Sounds great, right?



3.      Lakukan Hal Positif setiap Pagi

Awalilah hari dengan bangun lebih pagi. Manfaatkan bulan Ramadhan ini untuk membentuk kebiasaan bangun pagi. Setiap hari dalam bulan ini, seorang muslim akan lebih tergerak untuk bangun pagi untuk melaksanakan sahur. Dan, setiap selesai sahur dan sholat subuh, tidak disarankan untuk langsung tidur. Kegiatan bisa diisi dengan membaca Al-Quran, olahraga, membersihkan diri dan sekitar serta bisa diisi dengan mendengarkan kajian. Memang berat di awal, namun ketika sudah terbiasa, insyaAllah lebih mudah. 





4.      Buang Pikiran Negatif Sejauh Mungkin

Dalam buku The Secret-yang termahsyur itu, diceritakan sebuah hukum alam, the law of attraction. Setiap apa yang kita pikirkan akan menarik kejadian-kejadian di sekitar kita. Jika kita memikirkan hal positif secara intens, makan akan banyak hal-hal positif yang kita dapat. Begitupun, ketika kita berpikir sebaliknya. Kita akan diliputi pikiran negatif yang secara tidak langsung akan meningatkan saraf simpatis kita yang memicu cemas, panik, rasa tidak percaya diri dan semacamnya.



5.      Bertemanlah dengan Orang yang Memacu Kita ‘tuk Memperbaiki Diri

Ada petuah yang mengatakan bahwa jangan berteman hanya dengan orang yang membuatmu nyaman saja, tapi juga memacu dirimu untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Intinya, kita dibebaskan untuk berteman dengan siapapun. Dengan mengenal berbagai macam pribadi, kita bisa mempunyai banyak sudut pandang untuk mengambil sikap terhadap suatu masalah. Kebiasaan baik mereka dapat kita pilah-pilih untuk kita terapkan pada diri kita. 



6.      Membaca Artikel Pengembangan Diri di Buku dan Website

Ini adalah poin favorit saya, karena dari remaja hingga saat ini saya suka melakukannya.

Membaca artikel pengembangan diri bukan mengindikasikan kamu orang yang lemah seperti kata beberapa orang, namun justru dapat memacu semangat dan memberi gambaran dari pengalaman orang lain yang lebih dulu berada di posisi masalah yang kita punya. Sebagai contoh, kita bisa saja kan berada di posisi down dan merasa stres akibat pekerjaan atau rutinitas. Dengan membaca artikel tentang manajemen stres yang ada di buku atau website, kita bisa memahami kondisi kita dan mulai menerapkan manajemen stres itu. Harapannya tentu dapat mengurangi perasaan negatif yang ada pada diri kita.

            Saya biasa membuka website ini setiap minggunya untuk mendapatkan artikel mingguan pengembangan diri Youthmanual.com. Daftarkan akun kamu di http://youthmanual.com untuk versi premium agar kamu lebih bisa mengeksplore potensi terbaikmu.



7.      Kenalilah Diri Kita

Mengenali diri sendiri adalah poin utama dari semua uraian di atas. Dengan mengenali diri sendiri, kita dapat memberi wawasan ke arah mana tujuan hidup kita. Kita akan lebih bisa berkompromi dengan diri kita sendiri dalam berbagai masalah dan situasi. Selain itu, mengenali diri kita sendiri akan membuka pikiran kita atas potensi yang kita punya.  



Acer x Youthmanual Siap Dampingimu Meraih Mimpi


Setelah membaca uraian di atas, saya harap kamu memiliki wawasan baru tentang bagaimana mengenali potensi diri. Masih dari Acer dan Youthmanual, langkah di atas secara lengkap bisa kamu mainkan di gawai Acer kamu secara interaktif menggunakan Youthmanual Premium Paket Explorer. Hanya dengan beberapa rupiah saja kamu bisa menikmati banyak fitur baru nan asyik dan berfaedah seperti :



1.      Checklist

    Checklist ini membantu kamu untuk mereview hal yang perlu kamu lakukan untuk mencapai impianmu. Ada beberapa fitur yang terkunci, yaitu yang diwarnai abu-abu. Fitur tersebut antara lain rencana semester pendek, keikutsertaan dalam kegiatan UKM, hingga memantau nilai akademismu. Jika saya cermati, website ini merupakan modifikasi website universitas kamu. Kelebihannya, di sini kamu bisa memantau soft skill-mu dengan tidak mengesampingkan nilai akademismu. IPK memang tidak menjadi yang utama ketika dalam dunia kerja, namun IPK adalah pembuka peluang untuk masuk dalam dunia kerja. Jadi, sama-sama pentingnya ya.





2.      Peta Perjalanan

                
Fitur keren kedua adalah peta perjalanan. Dengan mendaftar sebagi akun premium, kamu bisa mencoba tujuh modul yang bisa digunakan untuk melihat potensi diri kalian lebih spesifik. Hmm, menarik bukan?

Di sini kamu bisa melihat langkah-langkah yang kamu perlukan untuk mengembangkan diri kamu sehingga kamu dapat melihat potensi terbaikmu. 

Di awal-awal akan ada pengenalan terhadap diri sendiri, kamu diminta untuk menjawab pertanyaan yang merepresentasikan dirimu. Sebaiknya, jangan terlalu ideal dalam mengisi. Posisikan dirimu apa adanya, agar hasilnya juga representatif dengan keadaanmu. 

Lingkaran hijau penuh berarti kamu telah melewati modul tersebut dan dapat melihat hasilnya ketika kamu menekannya. Lingkaran merah berarti tempat kamu berada saat ini. Kamu diminta untuk menyelesaikan modul tersebut, kira-kira seperti itu ya. Setelah itu, nampak lingkaran bewarna abu-abu yang masih terkunci dan akan segera dapat kamu nikmati ketika telah dilakukan maintenance.

Gunakan peta perjalanan untuk memvisualisasikan detail untuk mencapai impian kamu. Menarik bukan animasinya ? Makin semangat nih buat merencanakan masa depan.







Berikut adalah daftar modul-modul yang bisa kamu nikmati jika memakai akun premium.


Modul kepribadian                                          
Modul Minat
Modul Gaya Belajar                 
Modul Preferensi Diri
Modul Kemampuan
Modul 21st Century Skill
Modul Personal Value



Oh iya, jika akun kamu sudah premium, akan muncul kotak hijau bertuliskan "eksplorer" di bagian tengah menu.

Setelah menyelesaikan modul minat, kamu bisa melihat hasil penilaian secara langsung. Ajaib kan, dengan menjawab soal dari modul bisa langsung tahu kepribadian kita. Intip gambar 3 yaa buat contohnya. Punyaku cocok, nih ! Bagaimana dengan kamu? 



           3.   Timeline 


              Ini adalah fitur favorit saya. Kamu bisa merancang deadline kamu sehingga bisa lebih terarah dan memiliki target. Seperti yang telah saya uraikan di atas, salah satu komponen agar mimpi kamu jadi nyata adalah memiliki target dalam meraihnya. Jadi, bisa lebih fokus dengan target-target jangka pendek dan jangka panjang :)











                                                  Gambar 4. Timeline


                                           

            4.      Favoritku

                Di sini kamu bisa melihat pekerjaan yang sesuai dengan minat kamu, guys. What a wonderful website i’ve ever known! Sebelum menggunakan fitur ini pastikan sudah menyelesaikan modul minat ya. Buat teman-teman SMP atau SMA yang masih galau menentukan arah, fitur ini pasti akan menjadi fitur favoritmu.







Gambar 5. Favoritku 



           5.      Curriculum Vitae-ku 

                 Masih dalam tahap pengembangan. Saya masih belum tahu bagaimana konsep fitur ini nantinya, tapi ini adalah hal yang krusial karena dengan CV yang menarik akan menambah peluang dalam pencarian kerja.   



          6.      Hasil Assessment 

                Dan, ini adalah uraian hasil modul-modul yang telah kalian kerjakan. Di sini ada uraian tentang kepribadianmu, kelebihan dan kelemahanmu, bagaimana gaya belajarmu, dan sebagainya. Bisa kamu intip pada gambar di bawah ini.

      

   
Mulai tertarik untuk mencoba kan? Yuk segera daftarkan diri ke akun premium agar lebih banyak manfaat yang kamu dapat untuk menggali potensi diri dan berhasil mengejar mimpi-mimpimu. Selamat mencoba!

Selasa, 14 Oktober 2014

Apa yang sebenarnya mereka rasakan ?


Pasien dengan kanker paru memiliki spektrum emosi yang sebaiknya kita kenali sejak awal. Dengan demikian, kita dapat mendampingi mereka untuk mendapatkan terapi dengan perasaan yang lebih nyaman sehingga memiliki pikiran yang positif.

1. Penolakan dan Syok
Menurut American Cancer Society, syok dan penolakan adalah respon emosional yang paling sering diderita oleh seseorang setelah didiagnosis kanker. Dibutuhkan waktu untuk menerima berita yang mengubah hidup ini. Seseorang tersebut masih berharap bahwa diagnosis tersebut salah. Itulah yang disebut penolakan. Hal itu akan berkurang seiring dengan berjalannya waktu orang tersebut menyesuaikan diri dengan kenyataan bahwa ia menderita kanker.

2. Marah
Ketika didiagnosis kanker kulit, marah bisa menggantikan posisi syok. Marah adalah normal dan emosi yang bisa diprediksi ketika mengetahui bahwa ia terkena kanker. Menurut Lung Cancer Alliance, lebih dari 60 persen kanker paru terjadi pada perokok yang lama atau seseorang yang tidak pernah merokok. Jika kamu adalah perokok lama, kamu akan marah karena kamu berhenti merokok dan tetap dapat kanker paru. Jika kamu tidak pernah merokok, kemarahanmu mungkin akan leboh besar. Hal ini bisa diatasi dengan berfokus pada hal lain sehingga energy emosional penderita lebih dialihkan pada hal-hal yang lebih penting dalam hidupnya. 

3. Takut
Takut adalah perasaan emosional yang umum dialami oleh seseorang yang didiagnosis kanker. Kemungkinan takut ada pada perasaan nyeri, keluhan finansial, atau bagaimana kankermu akan berefek pada pekerjaan dan orang yang disayangi. Sebagian besar orang dengan kanker juga akan takut akan kematian. Hal ini bisa diatasi dengan tetap menjaga hubungan dengan keluarga dekat dan teman akrab yang akan mendengarkan perasaan takut penderita itu dengan diskusi yang terbuka. 

4. Rasa bersalah dan malu
Pada studi yang dipublis di Clinical Lung Cancer, tahun 2008, Dr. Noelle LoConte dan koleganya melaporkan bahwa perokok lama dengan kanker paru kemungkinan besar merasa bersalah dan malu dengan kankernya daripada mereka dengan kanker payudara atau kanker prostat. Hal ini dapat diatasi dengan usaha  untuk  perlahan menerimanya sehingga hal tersebut tidak mengganggu hubungan dan menanggulangi situasu saat ini.


5. Kesedihan dan Duka Cita
Berhadapan dengan kanker melibatkan periode kesedihan dan duka cita. Kanker menyebabkan penderita untuk merubah rencana hidup, minimal jangka pendek. Grup pendukung, konselor, kiai, atau para orang kepercayaan bisa membantu penderita dalam menghadapi emosi ini. Mengijinkan orang-orang tersebut untuk mendampingi seseorang yang terkena kanker paru dapat mengalihkan ke energi yang lebih positif. 


Vela Masita

Referensi:












Sabtu, 02 Agustus 2008

😄 Salam Kenal, Sahabat Maya 😄

Alhamdulillah, ini adalah tulisan pertama saya di dunia maya. Hehe, ngga juga, sebenernya udah punya blogspot dari pas SMP. Tapi baru bener-bener insyaAllah aktif nulis lagi setelah beberapa tahun kemudian, di blog ini.

So, welcome to my true blog page(s)!